Perawatan genset yang tepat sangat penting untuk memastikan performa optimal dan usia pakai yang panjang. Salah satu langkah perawatan paling dasar namun krusial adalah mengecek oli dan filter genset secara berkala. Sayangnya, masih banyak pengguna genset yang mengabaikan hal ini hingga genset mengalami penurunan kinerja atau bahkan kerusakan serius.
Artikel ini akan membahas cara cek oli dan filter genset dengan benar, lengkap dengan tips perawatan agar genset tetap awet dan siap digunakan kapan saja.
Mengapa Cek Oli dan Filter Genset Itu Penting?
Oli berfungsi sebagai pelumas komponen mesin, mengurangi gesekan, mencegah panas berlebih, dan menjaga kebersihan bagian dalam mesin. Sementara itu, filter oli dan filter udara berperan menyaring kotoran agar tidak masuk ke ruang mesin.
Jika oli kotor atau filter tersumbat:
Mesin genset cepat panas
Konsumsi bahan bakar menjadi boros
Performa genset menurun
Risiko kerusakan mesin meningkat
Karena itu, pengecekan rutin adalah langkah wajib dalam perawatan genset.
Cara Cek Oli Genset dengan Benar
1. Pastikan Genset dalam Kondisi Mati
Sebelum melakukan pengecekan, pastikan genset dalam keadaan mati dan dingin. Hal ini penting demi keselamatan dan agar hasil pengecekan oli lebih akurat.
2. Temukan Dipstick Oli
Dipstick biasanya berupa batang besi dengan pegangan berwarna mencolok (kuning atau oranye). Lepaskan dipstick dari lubangnya.
3. Bersihkan dan Cek Level Oli
Lap dipstick dengan kain bersih
Masukkan kembali ke lubangnya, lalu tarik keluar
Perhatikan level oli
Idealnya, oli berada di antara tanda MIN dan MAX. Jika berada di bawah MIN, segera tambahkan oli sesuai spesifikasi genset.
4. Perhatikan Warna dan Kondisi Oli
Oli yang baik berwarna cokelat bening
Jika oli berwarna hitam pekat, keruh, atau berbau gosong, tandanya oli perlu diganti
Cara Cek Filter Genset dengan Benar
1. Cek Filter Oli
Filter oli biasanya diganti bersamaan dengan penggantian oli.
Periksa apakah ada kebocoran
Jika genset sudah lama digunakan, filter sebaiknya langsung diganti
Filter yang tersumbat dapat menghambat sirkulasi oli
2. Cek Filter Udara
Filter udara berfungsi menyaring debu sebelum udara masuk ke ruang bakar.
Buka penutup filter udara
Jika filter penuh debu atau kotoran, segera bersihkan atau ganti
Untuk filter busa, bisa dicuci dan dikeringkan
Untuk filter kertas, sebaiknya diganti jika sudah terlalu kotor
Kapan Oli dan Filter Genset Harus Diganti?
Sebagai panduan umum:
Oli genset: setiap 100–250 jam pemakaian (tergantung jenis genset)
Filter oli: setiap penggantian oli
Filter udara: dibersihkan setiap 50–100 jam, diganti jika rusak
Selalu sesuaikan dengan buku manual genset agar perawatan lebih optimal.
Tips Agar Genset Lebih Awet
Gunakan oli sesuai rekomendasi pabrikan
Lakukan pengecekan rutin meskipun genset jarang dipakai
Jangan memaksakan genset bekerja melebihi kapasitas
Simpan genset di tempat yang bersih dan kering
Kesimpulan
Mengetahui cara cek oli dan filter genset dengan benar adalah langkah sederhana namun sangat penting untuk menjaga performa dan keandalan genset. Dengan pengecekan dan perawatan rutin, genset akan lebih awet, hemat biaya perbaikan, dan selalu siap digunakan saat dibutuhkan.