Genset (Generator Set) merupakan salah satu perangkat penting untuk memastikan pasokan listrik tetap stabil, terutama saat terjadi pemadaman listrik. Untuk memaksimalkan efisiensi dan umur genset, fitur Auto Start Stop sangat membantu. Fitur ini memungkinkan genset menyala dan mati secara otomatis sesuai kebutuhan, sehingga hemat bahan bakar dan mengurangi keausan mesin.
Dalam artikel ini, kami akan membahas cara mengatur Auto Start Stop genset dengan mudah, aman, dan efektif.
Apa Itu Auto Start Stop Genset?
Auto Start Stop adalah fitur pada genset modern yang memungkinkan mesin menyala secara otomatis saat listrik utama padam dan berhenti saat listrik kembali normal. Beberapa keuntungan menggunakan fitur ini adalah:
Menghemat bahan bakar.
Mengurangi kebisingan karena genset tidak terus menyala.
Meningkatkan umur genset karena penggunaan yang lebih efisien.
Memudahkan pemantauan listrik otomatis tanpa harus menyalakan genset secara manual.
Langkah-Langkah Mengatur Auto Start Stop Genset
Berikut ini adalah panduan mengatur Auto Start Stop genset:
1. Periksa Manual Genset
Setiap genset memiliki tipe dan panel kontrol yang berbeda. Sebelum mengatur fitur Auto Start Stop, pastikan membaca manual atau buku petunjuk dari pabrikan genset Anda.
2. Sambungkan Panel ATS (Automatic Transfer Switch)
Fitur Auto Start Stop biasanya bekerja melalui ATS (Automatic Transfer Switch). ATS berfungsi untuk mendeteksi padamnya listrik utama dan mengirim sinyal untuk menyalakan genset. Pastikan:
Kabel dari sumber listrik utama dan genset tersambung ke ATS dengan benar.
Grounding genset sudah terpasang dengan baik untuk keamanan.
3. Atur Timer atau Delay
Beberapa panel genset memiliki pengaturan timer untuk menghindari start-stop yang terlalu sering. Atur delay start dan delay stop sesuai kebutuhan agar genset tidak bekerja berlebihan.
Contoh pengaturan umum:
Delay Start: 5–10 detik
Delay Stop: 2–5 menit
4. Aktifkan Mode Auto
Setelah semua koneksi dan pengaturan selesai:
Masuk ke menu kontrol panel genset.
Pilih mode Auto atau Automatic.
Simpan pengaturan dan pastikan indikator Auto Start Stop menyala.
5. Uji Coba
Lakukan uji coba dengan mematikan listrik utama secara sengaja untuk memastikan genset:
Menyala otomatis saat listrik padam.
Berhenti otomatis saat listrik kembali normal.
Jika genset tidak bekerja sesuai pengaturan, cek kembali koneksi ATS, kabel, dan pengaturan delay.
Tips Aman Menggunakan Auto Start Stop Genset
Pastikan genset ditempatkan di lokasi yang terbuka dan berventilasi baik.
Lakukan perawatan rutin, termasuk pengecekan oli, bahan bakar, dan aki.
Jangan menyalakan genset terlalu sering tanpa perlu karena dapat memperpendek umur mesin.
Kesimpulan
Mengatur Auto Start Stop genset tidak sulit jika mengikuti panduan di atas. Dengan pengaturan yang tepat, genset akan bekerja otomatis, efisien, dan lebih tahan lama. Fitur ini sangat penting bagi rumah, kantor, atau industri yang membutuhkan pasokan listrik stabil tanpa harus memantau genset secara manual.