button whatsapp
We do not received extra charges

Contact Info

Cara Menghitung Kapasitas Genset Sesuai Kebutuhan

Cara Menghitung Kapasitas Genset Sesuai Kebutuhan

Cara Menghitung Kapasitas Genset Sesuai Kebutuhan

Memilih genset dengan kapasitas yang tepat adalah langkah penting agar pasokan listrik tetap stabil, efisien, dan aman. Kapasitas genset yang terlalu kecil dapat menyebabkan listrik sering turun atau genset cepat rusak, sedangkan kapasitas yang terlalu besar akan membuat biaya investasi dan operasional menjadi tidak efisien. Oleh karena itu, memahami cara menghitung kapasitas genset sesuai kebutuhan sangat penting, baik untuk rumah, kantor, pabrik, maupun proyek konstruksi.

Apa Itu Kapasitas Genset?

Kapasitas genset adalah kemampuan maksimum genset dalam menghasilkan daya listrik. Umumnya kapasitas ini dinyatakan dalam satuan kVA (kilovolt ampere) atau kW (kilowatt). Di Indonesia, spesifikasi genset lebih sering menggunakan satuan kVA.

Hubungan antara kVA dan kW adalah:

kW = kVA × faktor daya (power factor)

Rata-rata faktor daya genset berkisar di angka 0,8.

Langkah-Langkah Menghitung Kapasitas Genset

1. Daftar Semua Peralatan Listrik

Langkah pertama adalah mencatat semua peralatan listrik yang akan disuplai oleh genset, seperti:

  • Lampu

  • AC

  • Kulkas

  • Pompa air

  • Mesin produksi

  • Komputer dan server

Pastikan Anda mengetahui daya listrik masing-masing peralatan dalam satuan watt (W).

2. Hitung Total Daya (Watt)

Jumlahkan seluruh daya dari peralatan yang akan digunakan secara bersamaan.

Contoh:

  • Lampu: 500 W

  • AC: 1.000 W

  • Pompa air: 750 W

Total daya = 2.250 W

3. Perhatikan Starting Power

Beberapa peralatan seperti AC, pompa, dan mesin listrik membutuhkan daya awal (starting power) yang lebih besar, bisa 2–3 kali lipat dari daya normalnya. Hal ini wajib diperhitungkan agar genset tidak drop saat dinyalakan.

4. Konversi ke kVA

Setelah mendapatkan total daya dalam watt, ubah ke kVA menggunakan rumus:

kVA = Watt / (1000 × faktor daya)

Dengan faktor daya 0,8:

kVA = 2.250 / (1000 × 0,8) = 2,8 kVA

5. Tambahkan Cadangan Daya

Disarankan menambahkan 20–30?dangan daya untuk menghindari beban berlebih dan mengantisipasi penambahan peralatan di masa depan.

Contoh:

2,8 kVA + 30% = ±3,6 kVA

Maka genset yang disarankan adalah genset 4 kVA.

Contoh Perhitungan Kapasitas Genset Rumah

Sebuah rumah memiliki kebutuhan listrik total 4.000 watt.

Perhitungan:

  • kVA = 4.000 / (1000 × 0,8)

  • kVA = 5 kVA

Dengan tambahan cadangan 25%, kapasitas genset ideal adalah 6–7 kVA.

Tips Memilih Genset yang Tepat

  • Pilih genset dengan kapasitas sedikit lebih besar dari kebutuhan

  • Perhatikan jenis genset (diesel atau bensin)

  • Pastikan kualitas dan layanan purna jual

  • Gunakan genset dengan tingkat kebisingan sesuai lingkungan

Kesimpulan

Cara menghitung kapasitas genset sesuai kebutuhan harus dilakukan dengan cermat agar genset bekerja optimal dan tahan lama. Dengan menghitung total daya, memperhatikan starting power, serta menambahkan cadangan daya, Anda dapat menentukan kapasitas genset yang paling tepat dan efisien.

Baca Juga: Panduan Lengkap Cara Kerja Genset untuk Pemula

Contact Info

  • 18 Office Park
    Jl. TB Simatupang No.18, RT.2/RW.1, Kebagusan, Kec. Ps. Minggu, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12520

Download File