button whatsapp
We do not received extra charges

Contact Info

Penyebab AC Berisik dan Cara Mengatasinya

Penyebab AC Berisik dan Cara Mengatasinya

Penyebab AC Berisik dan Cara Mengatasinya

AC yang mengeluarkan suara berisik tentu dapat mengganggu kenyamanan, baik saat beristirahat maupun bekerja. Bunyi yang tidak normal sering kali menjadi tanda adanya masalah pada komponen pendingin udara. Jika dibiarkan terlalu lama, kerusakan bisa semakin parah dan biaya perbaikannya pun menjadi lebih mahal.

Lalu, apa saja penyebab AC berisik dan bagaimana cara mengatasinya? Simak penjelasan lengkap berikut ini.

Penyebab AC Berisik yang Paling Sering Terjadi

1. Kipas AC Kotor atau Rusak

Kipas pada unit indoor maupun outdoor berfungsi mengalirkan udara agar proses pendinginan berjalan optimal. Debu yang menumpuk atau baling-baling kipas yang bengkok dapat menimbulkan suara berisik saat AC dinyalakan.

Cara mengatasinya:

  • Bersihkan kipas secara berkala.
  • Periksa apakah baling-baling kipas retak atau bengkok.
  • Ganti kipas jika kerusakannya sudah cukup parah.

2. Baut atau Sekrup Longgar

Getaran selama penggunaan dalam jangka waktu lama dapat menyebabkan baut atau sekrup menjadi longgar. Akibatnya, muncul bunyi bergetar atau berdengung saat AC bekerja.

Cara mengatasinya:

  • Kencangkan seluruh baut dan sekrup pada unit indoor maupun outdoor.
  • Pastikan dudukan AC terpasang dengan kokoh.

3. Evaporator dan Filter AC Kotor

Filter dan evaporator yang dipenuhi debu membuat aliran udara menjadi terhambat. Selain mengurangi performa pendinginan, kondisi ini juga dapat menyebabkan suara yang tidak biasa.

Cara mengatasinya:

  • Bersihkan filter AC setiap 2–4 minggu sekali.
  • Lakukan cuci AC secara rutin setiap 3–6 bulan, tergantung intensitas penggunaan.

4. Motor Fan Mengalami Kerusakan

Motor fan yang mulai aus biasanya mengeluarkan bunyi mendengung, berdecit, atau berisik saat AC beroperasi. Jika tidak segera diperbaiki, kipas dapat berhenti berputar dan menyebabkan AC tidak dingin.

Cara mengatasinya:

  • Periksa kondisi motor fan.
  • Berikan pelumas jika diperlukan.
  • Ganti motor fan apabila sudah tidak layak digunakan.

5. Kompresor Bermasalah

Kompresor merupakan komponen utama dalam sistem pendingin AC. Jika kompresor mengalami kerusakan, suara yang muncul biasanya lebih keras dibandingkan suara normal AC.

Beberapa penyebabnya antara lain:

  • Komponen internal aus.
  • Tekanan refrigeran tidak normal.
  • Umur kompresor sudah terlalu tua.

Cara mengatasinya:
Segera hubungi teknisi AC profesional untuk melakukan pemeriksaan dan perbaikan karena kompresor tidak disarankan diperbaiki sendiri.

6. Ada Benda Asing di Dalam Unit Outdoor

Daun kering, ranting kecil, serangga, atau benda lain yang masuk ke unit outdoor dapat mengenai kipas dan menimbulkan suara berisik.

Cara mengatasinya:

  • Matikan AC terlebih dahulu.
  • Bersihkan bagian outdoor secara hati-hati.
  • Pastikan area sekitar outdoor tetap bersih agar benda asing tidak mudah masuk.

7. Freon Bermasalah

Tekanan freon yang terlalu rendah atau terjadi kebocoran dapat menyebabkan suara mendesis pada AC. Selain itu, kemampuan pendinginan juga akan menurun.

Cara mengatasinya:

  • Lakukan pengecekan tekanan freon.
  • Perbaiki titik kebocoran.
  • Isi ulang freon sesuai spesifikasi AC.

Cara Mencegah AC Menjadi Berisik

Agar AC tetap bekerja dengan optimal dan tidak mengeluarkan suara yang mengganggu, lakukan beberapa langkah berikut:

  • Bersihkan filter AC secara rutin.
  • Lakukan servis AC berkala setiap 3–6 bulan.
  • Pastikan unit outdoor tidak tertutup debu atau sampah.
  • Hindari penggunaan AC secara terus-menerus tanpa perawatan.
  • Segera periksa jika muncul suara yang tidak biasa.

Perawatan rutin tidak hanya membuat AC lebih awet, tetapi juga membantu menghemat konsumsi listrik dan menjaga kualitas udara di dalam ruangan.

Kapan Harus Memanggil Teknisi AC?

Anda sebaiknya segera menghubungi teknisi apabila:

  • Suara berisik semakin keras setiap hari.
  • AC tidak lagi dingin meskipun sudah dibersihkan.
  • Muncul bau terbakar atau percikan listrik.
  • Kompresor atau motor fan mengeluarkan suara kasar.
  • Terjadi kebocoran air atau freon.

Penanganan sejak dini dapat mencegah kerusakan yang lebih serius dan mengurangi biaya perbaikan.

Kesimpulan

Penyebab AC berisik bisa berasal dari kipas yang kotor, baut yang longgar, filter tersumbat, motor fan rusak, kompresor bermasalah, adanya benda asing pada unit outdoor, hingga kebocoran freon. Dengan melakukan perawatan secara rutin dan segera menangani gejala kerusakan, performa AC akan tetap optimal serta usia pakainya menjadi lebih panjang.

Jika suara berisik tidak kunjung hilang setelah dilakukan pembersihan sederhana, sebaiknya segera gunakan jasa teknisi AC berpengalaman agar penyebabnya dapat didiagnosis dengan tepat dan diperbaiki secara aman.

Baca Juga: Solusi AC Bocor Air: Penyebab, Cara Mengatasi, dan Tips Mencegahnya

Contact Info

  • 18 Office Park
    Jl. TB Simatupang No.18, RT.2/RW.1, Kebagusan, Kec. Ps. Minggu, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12520

Download File