button whatsapp
We do not received extra charges

Contact Info

Langkah Aman Menyalakan Genset Setelah Lama Mati

Langkah Aman Menyalakan Genset Setelah Lama Mati

Langkah Aman Menyalakan Genset Setelah Lama Mati

Genset merupakan perangkat penting sebagai sumber listrik cadangan, baik untuk rumah tangga, perkantoran, maupun industri. Namun, genset yang lama tidak digunakan memerlukan penanganan khusus sebelum dinyalakan kembali. Jika langsung dihidupkan tanpa pengecekan, risiko kerusakan mesin hingga bahaya keselamatan bisa terjadi. Oleh karena itu, penting untuk memahami langkah aman menyalakan genset setelah lama mati agar performanya tetap optimal dan awet.

Mengapa Genset Tidak Boleh Langsung Dinyalakan?

Genset yang lama mati biasanya mengalami beberapa kondisi seperti oli mengental, aki melemah, bahan bakar terkontaminasi, atau komponen berkarat. Menyalakan genset tanpa pemeriksaan dapat menyebabkan mesin sulit hidup, overheat, hingga kerusakan permanen. Inilah alasan mengapa prosedur pengecekan sangat dianjurkan.

1. Periksa Kondisi Fisik Genset

Langkah pertama adalah melakukan pengecekan visual secara menyeluruh. Pastikan tidak ada kabel yang terkelupas, baut yang kendur, atau bagian yang berkarat. Bersihkan debu dan kotoran yang menempel, terutama pada area ventilasi dan mesin.

2. Cek Oli Mesin

Oli berfungsi sebagai pelumas utama komponen mesin genset. Jika genset lama tidak digunakan, oli bisa mengental atau volumenya berkurang.
Pastikan:

  • Level oli sesuai standar

  • Warna oli tidak terlalu hitam atau tercampur air
    Jika ragu, sebaiknya ganti oli dengan yang baru sebelum genset dinyalakan.

3. Periksa Bahan Bakar

Bahan bakar yang disimpan terlalu lama bisa menurun kualitasnya dan menyebabkan penyumbatan pada sistem bahan bakar.
Langkah yang perlu dilakukan:

  • Buang bahan bakar lama jika sudah berbau atau berubah warna

  • Gunakan bahan bakar baru sesuai spesifikasi genset
    Ini penting untuk memastikan pembakaran berjalan sempurna.

4. Cek Aki atau Baterai

Aki genset yang lama tidak dipakai biasanya mengalami penurunan daya. Periksa tegangan aki dan pastikan terminal bersih dari karat. Jika aki lemah, lakukan pengisian ulang atau ganti dengan aki baru agar genset dapat distarter dengan baik.

5. Pastikan Sistem Pendingin Berfungsi

Sistem pendingin berperan mencegah mesin genset dari panas berlebih. Periksa air radiator atau cairan pendingin lainnya. Tambahkan jika volumenya kurang dan pastikan tidak ada kebocoran pada selang.

6. Nyalakan Genset Tanpa Beban Terlebih Dahulu

Setelah semua pengecekan selesai, nyalakan genset tanpa menghubungkannya ke beban listrik. Biarkan genset hidup selama 5–10 menit untuk memastikan mesin bekerja normal dan sirkulasi oli berjalan dengan baik.

7. Hubungkan Beban Secara Bertahap

Jika genset sudah stabil, barulah hubungkan beban listrik secara bertahap. Hindari langsung memberikan beban besar agar mesin tidak kaget dan tetap bekerja optimal.

Tips Tambahan Agar Genset Tetap Awet

  • Nyalakan genset secara berkala meskipun tidak digunakan

  • Lakukan servis rutin sesuai jadwal

  • Simpan genset di tempat kering dan berventilasi baik

Kesimpulan

Menyalakan genset setelah lama mati tidak boleh dilakukan secara sembarangan. Dengan mengikuti langkah aman menyalakan genset setelah lama mati, kamu dapat mencegah kerusakan mesin, menjaga keselamatan, dan memperpanjang usia genset. Perawatan sederhana namun rutin akan membuat genset selalu siap digunakan saat dibutuhkan.

Baca Juga: Panduan Cek Suhu Mesin Genset Harian

Contact Info

  • 18 Office Park
    Jl. TB Simatupang No.18, RT.2/RW.1, Kebagusan, Kec. Ps. Minggu, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12520

Download File